Label

Sabtu, 22 Agustus 2015

Jemu

Jemu
Terombang ambing tanpa arah pasti
Tersendat, terhenti, merenung
Dalam laut kehidupan yang beku

Mengapa sang waktu bergulir
Begitu lambat, begitu cepat
Bertanya-tanya tentang aktivitas masa ini.

Sekilas terlintas
Ribuan jeritan bisu dalam ketakutan
Tangisan para kelana duka
Di luar sana

Sejenak semua menjadi remeh
Namun ketika realita kembali menyerang
Ketika mentari pulang ke haribaan-Nya
Terkungkung penjara kelam serasa abadi

Kembali terperangkap
Kembali tersesat

Dalam pesona kejemuan yang mencekam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar