Label

Sabtu, 22 Agustus 2015

Pembagian rapor

Pembagian rapor

Hari ini rapor dibagikan
Hatiku dag-dig-dug tidak karuan
Bagaimana nilai prestasi ku tahun ini ?
Burukkah ?
Baikkah ?
Acara pun memuncak – aku dipanggil guru
Layaknya kucing hendak menerkam tikus
Lalu akupun maju
Tangan gemetar, keringat keluar
Kuintip rapor pelan-pelan
Oh tuhan, ingin rasanya aku pingsan
                                                           Dua buah angka merah tersenyum padaku

Kupu-kupu

Kupu-kupu

Alangkah elok warnamu
Terbang kian kemari
Di antar bunga-bunga
Mencari madu

Kadang terlihat engkau berayun-ayun
Di tangkai daun-daun
Atau berkejaran bersama kawanmu

Kupu-kupu
Alangkah senang aku melihatmu
Dapatkah aku memiliki sayap indah

Seperti sayapmu ?

Hijau dalam mimpi

Hijau dalam mimpi

Ketika dulu aku kecil
Hijau alam masih membentang luas
Ketika dulu aku kecil
Kicau burung masih bernyanyi bebas

Kini…
Alam kian tak ramah dan meranggas
Ataukah manusia yang kian tak puas
Hijau itu kini memudar dalam mimpi
Kicau itu kini menghilang dalam sepi

Tertegun aku, diam, dan membisu

Inikah warisan untuk sang cucu ?

Gosok gigi

 Gosok gigi

Gigi putih dan bersih
Bebas dari kuman
Kita harus rajin menggosoknya
Gosok gigi sehabis makan
Gigi putih bercahaya
Tersenyum penuh makna
Hati riang dan gembira

Gosoklah gigimu jangan lupa

Mereka menunggu ibunya

Mereka menunggu ibunya

Mereka bilang kehidupan
Binatang tak ada artinya

Kulit, tulang dan daging
Mereka sama dengan kulit

Tulang daging kita sama
Merasakan pedih dan lapar

Sama merindukan
Belaian kasih sayang

Karena itu burung di puncak
Pohonan

Jangan tembak sembarang di
Sarangnya nun jauh

Anak-anak mereka yang
Kecil dan kelaparan

Mencicit tak henti-hentinya
                                                                           Menunggu ibunya pulang

Perjanjian masa

Perjanjian masa

Di hamparan hijau rumput nan damai
Membentang seluas pandang
Diantara pilu sayup seruling yang mangalun
Hadirkan buai dalam semilir angin

Tertegar seluruh tubuh…
Inikah tempat yang dijanjikan ?
Yang biasa kudengar dari legenda masa
Yang biasa kulihat di lukisan rasa

Aku datang penuhi panggilan jiwa
Aku datang untuk kemenangan
Aku datang untuk kemenangan

Semuanya…

Layang-layang miliku

Layang-layang miliku

Layang-layang milikku kumanjakan kau
Membumbung di langit biru
Di alam raya bersama burung-burung yang bebas
Adakah negeri-negeri bebas yang angkuh ?
Satu pesan yang kusampaikan dari bumi ini
Janganlah meninggalkan daku, kemudian kau pergi
Sebab jarak antara kita akan semakin jauh
Di kota ini aku sendiri dengan pijar nasib
Layang-layang milikku, kumanjakan kau
Membumbung di langit biru

Sampaikan salam, hidup teguh disini